• Berita Nasional

    Pusat pembuatan batik pada waktu itu berada di daerah Mojokerto dan Tulung Agung. Batik ikut menyebar pada saat kerajaan Majapahit memperluas kekuasaannya.

  • Berita Internasional

    Dalam literatur Eropa, teknik batik pertama kali diceritakan dalam buku History of Java (London, 1817) tulisan Sir Thomas Stamford Raffles.

Berita Batik

Membalap di AS, Dio Gunakan Mobil Batik

Drifter Emmanuel Amandio (Dio) akan bertolak ke Amerika Serikat (AS), Selasa (16/8), untuk bertarung pada ajang Formula Drift AS di Las Vegas pada 26-27 Agustus mendatang. Nantinya, Dio akan menggunakan mobil balap yang disisipkan desain motif batik.

"Saya yang mendesain mobil ini. Sengaja saya pilih motif batik, selain warna merah putih, karena batik merupakan ciri khas Indonesia," kata Dio di Jakarta, kemarin.

Dio merupakan pembalap Indonesia pertama yang berhasil mengikuti ajang ini. Untuk bisa bertarung, seorang pembalap minimal harus mengantongi peringkat enam besar di Asia.

Saat ini, Dio merupakan drifter peringkat ke-3 di Asia. Tak kurang dari 200 piala telah dia miliki pada berbagai kejuaraan balap mobil dengan berbagai jenis, baik di dalam maupun luar negeri. Di AS nantinya, putra pasangan William Edward Daniel dan Lucy Pasma Dewi ini akan bertarung menghadapi sekitar 65 peserta dari berbagai negara.

Ini bukan kali pertama Dio menyisipkan sesuatu yang unik berciri khas Indonesia pada desain mobil balapnya. "Pada waktu tanding di Malaysia, mobil saya sisipkan motif barong. Sebelumnya, pakai desain batik, tapi ternyata sempat bermasalah. Mobil tidak bisa masuk ke Malaysia," ujarnya.

Urusan mendesain bukan perkara sulit bagi remaja kelahiran 20 September 1992 ini. Dio sempat mengenyam pendidikan desain grafis di Universitas Bina Nusantara. Saat ini, tercatat sebagai mahasiswa Cordon Bleu Cullinary College, AS.

Menurut Dio, desain mobilnya yang unik, kerap menuai pujian dari rekan-rekan sesama pembalap serta penonton di mancanegara. Mobil bermotif batik yang akan dipakainya di AS ini sempat ditunjukkannya di hadapan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng, Jumat (12/8). Mengingat mobil tersebut sudah berada di AS, Dio dan rombongan memperlihatkan desain dalam bentuk gambar.

Andi mengaku sangat bangga atas prestasi serta upaya Dio untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia. "Pemerintah sangat mendukung prestasi para generasi muda," katanya.

Andi mengaku, Kemenegpora memang tidak bisa membantu dalam hal finansial karena keterbatasan dana. Namun, pihaknya akan mendorong agar lebih banyak perusahaan di Indonesia, baik swasta maupun BUMN, mensponsori kegiatan olahraga.

"Anggaran di Kemenegpora tidak besar. Biaya untuk kegiatan drifter sangat besar, sama dengan biaya untuk beberapa cabang olahraga. Jadi, kami akan membantu dari sisi lain, misalnya kemudahan dan support," ujarnya.

Andi juga berkomitmen untuk menjalin hubungan yang lebih baik, khususnya dengan negara tetangga untuk meningkatkan prestasi olahraga.(Republika.co.id)

map of indonesia

Penyelusuran batik dengan ke-khas-annya masing-masing di wilayah Nusantara.